Ff Got7 : Guardian Love to My Heart (Part II)



GUARDIAN LOVE to MY HEART (Part II)

Title     :  Guardian Love to My Heart
Author :  Star Bellathrix aka Kenzo Arata
Cast     :
~ Kim Soohyung aka Soohyung (OC)
~ Mark Yi - En Tuan aka Mark
~ Kim Yugyeom aka Yugyeom (Soohyung’s oppa)
~ and al member GOT7
Genre   :  Romance, Mistery, Hurt, dll.
Rating  : T
Disclaimer   :
     Hai chingu, ini adalah ff lanjutan. Semoga suka ^_^v
Member GOT7 punya tuhan, orang tua mereka, dan JYP entertaiment. Ff ini dan Soohyung murni punya saya, buatan saya, dan dari pikiran saya sendiri. Maaf jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan waktu.
Happy Reading ^_^

Jackson POV
“Wah wah wah, kau sudah besar rupanya, kalau begitu aku akan mengetes seberapa besar kekuatanmu sebelum kau mati. Ha ha ha,” aku melihat makhluk bersayap itu berbicara pada Soohyung.
“Jackson bersembunyilah. Apapun yang terjadi jangan berteriak, jangan dekati kami, jangan panggil polisi, jangan meminta bantuan siapapun, dan tolong kau bawa belanjaanku ini, arra,” aku hanya menurut lalu bersembunyi.
Aku sebenarnya bingung hubungan apa yang dimiliki mereka dan kenapa makhluk tersebut mengatakan tentang keuatan yang entah apa itu yang dimiliki Soohyung. Saat aku sibuk dengan pemikiran-pemikiran tersebut, aku dikagetkan dengan suara ledakan yang cukup keras dan cahaya yang keluar dari dalam taman. Tapi aku merasa heran orang-orang yang rumahnya berada disekitar taman tidak keluar atau merasa terganggu, aneh, pasti ada yang aneh.
Aku melihat makhluk tadi terbang dengan sayap hitamnya dan mengeluarkan api dari tangannya, lalu kulihat juga Soohyung terbang tanpa sayap dan mengeluarkan es dari tangannnya. Mereka bertarung diudara!! Daebak!! Ini seperti lagu Fly saja, tapi ini benar-benar nyata.
Entah sudah berapa lama mereka bertarung, kulihat sepertinya makhluk tadi sudah lemah, buktinya dia terjatuh di tanah dengan banyak luka ditubuhnya. Sedangkan Soohyung, kulihat dia hanya lebam dan mengalami luka ringan, lalu dia mendekati makhluk tadi. Ia meletakkan telapak tangannya di dahi makhluk tadi, lalu dari telapak tangannya keluar cahaya yang menyilaukan. Akupun menutup mata karna silaunya cahaya tadi.
Kulihat makhluk tadi sadar dan sekarang ia sedang membungkuk hormat pada Soohyung, setelah itu ia terbang menjauh. Hei, yang kulihat barusan pasti mimpikan, tidak mungkin Soohyung bisa terbang dan mengeluarkan es, api, air, dan tak bisa kuingat lagi dan juga dia terbang. Dia terbang!!! Coba bayangkan!!
Soohyung POV
Hah, berakhir sudah pertarungan ini. Devil tadi sudah kuhilangkan pengaruhnya. Lalu aku membuka penghalang transparan yang tadi kupasang saat pertarungan untuk menghindari ada yang melihat atau mendengar pertarungan kami. Aku pun teringat akan Jackson, hah, pasti akan susah untuk menjelaskannya. Kulihat dia masih bersembunyi dibalik semak-semak dekat pohon maple. Ku kira dia pasti shock akan kejadian barusan, semoga saja tidak. Aku mendekatinya lalu ku tepuk pundaknya, dia terlihat kaget lalu berdiri.
“Hei Soohyung, yang kulihat barusan pasti mimpi kan? Tidak mungkin kau bisa terbang dan mengeluarkan api, air, es, dan entah apa yang lainnya. Tolong pukul aku, ini pasti mimpi,” aku lalu memukul kepalanya “Aww!! Appo!! Tapi tidak sekeras itu kali,” aku hanya mengendikkan bahu, aku kan hanya menuruti perkatannya, berarti aku tidak salah kan.
“Eh!! Berarti ini bukan mimpi!! Kau...kau berhutang penjelasan padaku. Dan lihat, apa yang terjadi pada dirimu, dirimu dipenuhi luka dan lebam. Ah...apa reaksi mereka melihatmu seperti ini?! Pasti aku akan dimarahi,” aku hanya mendengus kesal.
“Tenang saja, kau tidak akan dimarahi oleh Yugyeom karna dia tahu apa yang terjadi padaku. Aku akan menjelaskan tentang ini besok. Dan sekarang, kajja kita pulang. Hari sudah malam, mereka pasti sudah pulang dan aku sudah sangat lapar,” ucapku mengambil belanjaanku lalu melenggang pergi meninggalkan dia.
“Yak, tunggu!!” aku lihat dia berlari mengejarku. Aku tidak peduli, yang kupedulikan sekarang ialah segera pulang dan mengisi perutku yang sudah lapar karna pertarungan tadi.
Author POV
Saat sampai di dorm ternyata memberdeul sudah pulang. Mereka yang semula ramai kini terdiam melihat keadaan Soohyung. Di sebelahnya masih terlihat Jackson yang terengah-engah karna mengejar Soohyung. Serempak mereka berkata “Apa yang terjadi padamu!!”,”Kenapa wajahmu lebam?”,”Kenapa kau luka-luka?” dan banyak pertanyaan lagi yang menanyakan keadaan Soohyung.
Soohyung yang mendengar itu hanya memasang wajah stoic nya lalu melenggang pergi menuju kedapur untuk meletakkan ramen dilemari, ice cream dan dark choco nya ke dalam lemari pendingin. Ia lalu memasak ramen. Sambil menunggu ramennya matang, ia menuju kekamarnya untuk membasuh badan berganti pakaian. Setelah selesai ia mengambil ramennya yang sudah matang dan membawa segelas air dingin keruang tamu.
“Hei Soohyung kenapa wajahmu lebam dan kau luka-luka?” tanya Yugyeom.
“Kau tau jawabannya. Sekarang aku lapar, jangan ganggu aku bila sedang makan atau kalian akan pergi kerumah sakit atau mungkin dikuburkan,” jawab Soohyung masih dingin tapi tersirat nada mengancam.
“Dia benar, jangan ganggu dia bila sedang makan. Aku pernah dihajarnya habis-habisan hingga masuk rumah sakit karna membuatnya tersedak. Dan aku sudah tahu apa yag terjadi kenapa dia sampai luka begitu. Jackson hyung, tolong jangan beritahukan pada siapapun ne kejadian tadi. Ini hanya rahasia kita bertiga, arra. Yaksok?” ucap Yugyeom.
“Ne, yaksok,” ucap Jackson sambil tersenyum.
Mereka yang melihat kejadian tersebut hanya bingung akan tingkah laku mereka bertiga. Dan yang pasti sekarang mereka tahu, mereka menyembunyikan sesuatu. Pasti sesuatu yang sangat penting, itulah yang ada dipikiran para member sekarang.
Tiga hari kemudian...
Sekarang Soohyung sudah sembuh total. Selama tiga hari kemarin ia hanya di kamar memainkan psp sambil mendengarkan lagu atau menonton tv sambil memakan makanan yang di belinya kemarin. Tapi ia selalu memasakkan makanan untuk para member dan membersihkan dorm mereka. Soohyung pun sudah menjelaskan kejadiannya pada keesokan harinya, tepat janji. Ia juga memberikan hadiah titipan eommanya. Selama tiga hari itu Soohyung pun dekat dengan Jackson, sekarang mereka menjadi teman.
“Hei Soohyung, kesini sebentar. Oppa ingin bicara padamu,” ucap Youngjae.
Soohyung hanya mengendikkan bahu lalu menuju ke arah Youngjae,”Besokkan aku manggung, tapi aku harus tampil duet. Tolong kau mau menjadi pasanganku ya.”
“Ani,” kata Soohyung singkat.
“Oh ayolah Soohyung, sekali ini saja. Kenapa sih kau tidak suka menjadi terkenal?”
“Karna merepotkan,” ucap Soohyung sambil pergi berlalu begitu saja melenggang ke kamarnya.
Baru sampai di ruang tamu, Soohyung sudah di hadang oleh Yugyeom yang mengejarnya dari dapur dan Jackson yang tiba-tiba berdiri dari sofa menghadang Soohyung.
“Maukah kau menjadi pasanganku?” ucap Jackson dan Yugyeom berbarengan.
Soohyung hanya menatap mereka datar sambil menjawab, “Ku beri ide untuk pasangan kalian.” Ia lalu melenggang pergi ke kamarnya. Di kamarnya ia mengambil kertas lalu menuliskan sesuatu didalamnya. Setelah selesai, ia keluar lalu menyerahkan kertas tersebut ke Yugyeom. Setelah di terima, Soohyung pun kembali kekamarnya untuk tidur.
Isi kertas yaitu :
-          Jb, Mark, dan Jackson
Karna mereka paling bisa matrial art tiking. Jb sebagai vokal, lainnya sebagai rapper. Mereka akan membawakan lagu bergenre dance yang bagian rapnya 2/3 bagian.
-          Jinyoung dan Youngjae
Mereka memainkan lagu yang sedih kalau bisa, yang tidak ada bagian rapnya atau rapnya sedikit. Mereka tidak usah ngedance karna vokal mereka lebih bagus.
-          Bambam dan Yugyeom
Mereka akan membawakan lagu dengan genre dance dan rap. Yugyeom yang pintar dance akan berpasangan dengan Bambam yang pintar rap.
Aku tidak akan ke konser kalian yang berisik itu. Aku akan pergi kerumah untuk mengambil motor. Aku akan pulang malam, jadi tidak usah tunggu aku.
“Wah, baiklah aku akan mengikuti sarannya. Ini adalah rancangan yang bagus. Adikmu memang pintar,” ucap Jb.
“Ck, dia tidak pernah datang. Hanya karna mengambil motornya itu?! Eh, tunggu sebentar. Motornya? Motornya?! Soohyung!!”
Teriak Yugyeom sambil berlari lalu menggedor-nggedor (?) pintu kamar Soohyung. Memberdeul yang lain hanya bingung melihat adegan tersebut. Walaupun sudah diketuk berkali-kali, Soohyung tidak keluar-keluar. Yugyeom yang sudah kelelahan hanya mendengus kasar sambil membayangkan yang akan terjadi besok.
Keesokan harinya...
Soohyung mengambil motornya yang kemarin ia minta untuk dikirimkan kerumahnya karna ia harus membantu mengembalikan saham perusahaan appanya di Korea yang menurun. Sebetulnya Soohyung punya dua motor, motor sport dan motor trill. Ia juga memiliki mobil sport, tapi ia lebih suka menaiki motor karna lebih mudah membawanya dan lebih cepat.
Setelah mengambil motor sport dark blue kesayangannya sejak ia berumur 17 tahun, ia lalu menuju ke dorm. Soohyung mengendarai motornya dengan kecepatan diatas rata-rata. Soohyung selalu merasa dengan motornya ini ia bisa bebas, bisa menghilangkan penat bersama angin yang berhembus menerpa dirinya. Setelah sampai, ia lalu memakirkan motornya lalu menuju dorm.
Ia lalu masuk langsung menuju kamarnya, mandi, ganti pakaian lalu menuju dapur untuk mengambil ice cream nya. Kemarin makanan yang dibelinya hanya tersisa ice cream rasa coklat dua dan dark choco satu. Setelah dilihat ternyata hanya tersisa satu ice cream dan dark choco. Ia menghela nafas. Hah, pasti ada yang mengambilnya. Ia lalu mengambil ice cream dan coklatnya menuju ruang tamu. Ia lalu duduk sambil menonton tv menghiraukan member.
Soohyung POV
“Waeyo? Kelihatannya kau kesal,” tanya Jackson.
“Ada yang mengambil ice cream ku,” ucapku dingin sambil tetap memakan ice cream ku.
“Ah, mian Soohyung aku tadi yang memakannya. Tadi sangat panas, jadi aku memakannya,” ucap Bambam.
“Hm. Tak apa, aku hari ini lumayan senang. Tapi sebagai hukumannya, aku besok tidak akan memasakkan sarapan untuk kalian dan besok aku akan pergi ke perusahaan appa,” uacapku masih datar.
“Yah Soohyung. Kau sih. Besok kau ke perusahaan appa naik apa dan jam berapa? Biar aku antar ne,” tawar Yugyeom.
“Tak perlu, aku sudah mengambil motor sport ku yang tadi dikirim appa dirumah,” ucapku.
“Mwo?! Hah, kau pasti pulang tadi ngebut ya. Hah, kau ini tidak bisa menghilangkan kebiasaan burukmu hah.”
“Waeyo, yang punya kebiasaan buruk itu aku bukan kau. Kenapa kau yang repot,” ucapku yang sekarang sudah berganti dengan memakan coklat.
“Lagi pula naik motor lebih cepat daripada naik mobil,” ucapku tandas sambil meninggalkan ruang tamu menuju kamar.
Yugyeom POV
“Hah, anak itu. Kapan ia akan berubah. Tapi benar juga ya kalau naik motor lebih cepat dari pada naik mobil. Hah apa yang kupikirkan. Aku hanya takut ia tabrakan. Hah,” ucapku pada diriku sendiri.
“Tenang Yugyeom-ah, ia sudah sedikit berubah. Buktinya ia mau berteman dengan ku. Sebetulnya ia cukup mengasikkan,” ucap Jackson kepadaku.
Author POV
“Karna ini sudah larut malam lebih baik kita tidur sekarang. Lagi pula besok kita ada latihan,” ucap Jb bijak.
“Ne,” ucap mereka serempak lalu menuju kamar masing-masing.
Keesokan harinya...
“Yugyeom lihatlah, Soohyung ternyata sudah memasakkan makanan untuk kita. Lihatlah, dan ada note untukmu,” ucap Jinyoung saat ingin membuat sarapan.
To Yugyeom
Aku pergi ke perusahaan appa untuk membantu mengembalikan saham perusahaan. Aku hanya bisa membuat sarapan, makan siang dan malam lebih baik kalian beli. Kemungkinan aku akan pulang larut malam.
From Soohyung
“Syukurlah, ku kira aku akan membuat sarapan. Baiklah ayo kita sarapan lalu bersiap-siap untuk scedule kita,” ucap Jb.
Merekapun bergegas sarapan lalu kembali ke kamar untuk bersiap-siap untuk melakukan konser. Mereka pun konser untuk para penggemar mereka tanpa kenal lelah. Selesai konser, tepatnya jam tujuh malam mereka di perbolehkan untuk pulang.

Tbc...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Fan Fiction dan Istilahnya

Ff Got7 : Guardian Love to My Heart (Part I)